05 November 2020

STAI Kuala Kapuas Terapkan Protokol New Normal di Lingkungan Kampus

Di saat Pandemi Covid-19, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas melaksanakan perkuliahan secara tatap muka dalam beberapa pekan ini. Meskipun proses Kuliah Tatap Muka  dilakukan tatap muka, STAI Kuala Kapuas tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di masa adaptasi kebiasaan baru, sebagaimana diimbau oleh Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Walaupun perkuliahan berlangsung, kami tetap mematuhi aturan dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker. Bahkan Ketika perkuliahan  kami lengkapi dosen dengan Hand Sanitizer,” ujar Wakil Ketua I Bidang Akademik STAI Kuala Kapuas H. Ushansyah, S.Sos, M.AP di Kampus STAI Kuala Kapuas Kompleks Islamic Center Kuala Kapuas, Selasa, 29 September 2020.

Beliau juga menjelaskan bahwa dalam kuliah tatap muka ini STAI Kuala Kapuas juga menerapkan sistem rolling atau bergantian seperti hari ini yang turun kuliah semester 3 dan 5, maka untuk minggu depannya mahasiswa semester 1 dan 7 dengan porsi 25 persen mahasiswa yang hadir.

Sedangkan pengaturan duduk atau kursi mahasiswa diatur jarak sesuai peraturan new normal, kemudian mahasiswa wajib menggunakan masker. Fasilitas Cuci tangan sudah disediakan didepan ruang kuliah masing-masing, sedangkan masker dan hand sanitizer sudah dibagi sekitar 1000 lebih kepada mahasiswa.

STAI Kuala Kapuas menerapkan kuliah tatap muka dengan system rolling atau bergantian, karena sistem Daring atau Pembelajaran dalam jaringan tidak efektif dilaksanakan karena banyak mahasiaswa yang tinggal jauh di pedesaan  sehingga jaringan telemonikasi belum maksimal dan bahkan ada yang sulit terjangkau. Kemudian mahasiswa STAI Kuala Kapuas tidak mungkin melakukan pelanggaran protocol Kesehatan, karena jenjang Pendidikan berbeda dengan tingkat Sekolah yang perlu pengawasan ekstra , karena mahasiswa pola pikirnya sudah dewasa dan mereka tahu mana yang harus di lakukan dan mana yang tidak diperbolehkan,”tutupnya.

0 Komentar