01 November 2017

Pramuka Penggalang Orasi Kampung Bebas Sampah

Minggu, 23 Juli 2017 bertepatan dengan hari anak nasional, Dewan Penggalang SMP Negeri 13 Borong Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur galakan aksi orasi Say No to Plastic!, dan aksi pungut sampah plastik. Kegiatan berlangsung di Desa Nanga Labang, kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Orasi Say No to Plastic merupakan rentetan acara perkemahan Jumat Sabtu Minggu (PERJUSAMI) yang diadakan oleh Dewan Penggalang SMP Negeri 13 Borong.

Kegiatan Perjumsami ini juga diikuti oleh pasukan penggalang SMP Negeri 8 Borong, Dewan Pembina Pramuka Penggalang SMP Negeri 13 dan SMP Negeri 8 Borong, Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Manggarai Timur, Kepala Desa Nanga Labang, tokoh masyarakat, dan partisipan Pramuka Kecamatan Borong.

Kegiatan orasi bahaya sampah plastik dimulai dari lokasi perkemahan yang bertempat di Cepi Watu Desa Nanga Labang Kecamatan Borong, Wilayah Desa Nanga Labang,  jalan protokol kecamatan Borong, dan sungai Wae Laku.

Lala yang merupakan sekretaris Dewan Penggalang SMP Negeri 13 Borong dalam orasinya mengajak masyarakat untuk menyadari bahaya sampah plastik sedini mungkin. “Bapa mama, om tanta, teman-teman Pramuka penggalang serta adik-adik sekalian plastik merupakan sampah yang tidak dapat diurai dan dapat menghasilkan racun yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Oleh karena itu, mari kita kurangi pemakaian plastik dan jangan buang sampah plastik di sembarang tempat.”

Lebih lanjut, Lala mengajak teman-teman penggalang dan masyarakat Nanga Labang untuk mendaur ulang plastik yang sudah digunakan. “Lebih baik plastik yang kita gunakan didaur ulang menjadi bahan aksesoris rumah tangga,” tegas Lala dalam orasi Say No to Plastic.

Hadir dalam acara aksi kampung bebas sampah plastik Pembina Pramuka Penggalang Kabupaten Manggarai Timur. “Adik-adik penggalang juga harus aktif dalam gerakan menjaga lingkungan hidup. Kita sebagai Pramuka harus turut serta dalam mengurangi sampah plastik. Oleh karena itu, ajaklah sanak saudara, teman-teman, orang tua, untuk tidak membuang sampah plastik di sembarang tempat,” demikian tambah kak Rusman dalam nasihatnya kepada adik-adik penggalang.

Aksi bersih kampung dan ajakan untuk menjaga kampung tetap bersih diapresiasi oleh Kepala Desa Nanga Labang Vitalis Jebarus. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan bersih-bersih sungai dari sampah plastik. Ke depan akan kita libatkan seluruh masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan mengurangi sampah plastik,” kata Vitalis di sela-sela kegiatan deklarasi kampung bebas sampah.

Kegiatan orasi say no to plastic dan gerakan membersihkan kampung dari sampah plastik akan menjadi kegiatan rutin dewan penggalang SMP Negeri 13 Borong. Kakak pembina Viktor Juru menegaskan bahwa aksi say no to plastic merupakan kegiatan kedua. “Aksi bebas sampah plastik yang pertama dilaksanakan bertepatan dengan Hari Air Sedunia bulan Maret 2017. Kegiatan deklarasi dan aksi bersih-bersih sampah plastik akan menjadi kegiatan rutin dewan penggalang SMP Negeri 13 Borong,” jelas Viktor.

0 Komentar